Penguatan Softskill 2024 Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta



12 Feb 2024




Salah satu program kerja Organisasi Mahasiswa Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta adalah mengadakan kegiatan Penguatan Softskill 2024. Kegiatan ini merupakan program kerja gabungan dari HMJ Kebidanan, HMPS D3 Kebidanan, HMPS Str Kebidanan, dan HMPS D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan. Sebagai bentuk adaptasi atas pandemi Covid-19 yang sedang terjadi, kegiatan dengan bertema “Push yourself, make the teamwork, and let the dream work” diadakan dengan cara luar jaringan (di Auditorium Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta) dan dalam jaringan (melalui media Zoom Meeting Room).

Sabtu Legi, 20 Januari 2024 telah dilaksanakan Penguatan Softskill 2024 secara Hybrid yaitu luring dan daring melalui aplikasi Zoom Meeting Room. Penguatan Softskill 2024 dihadiri oleh pengurus masing-masing organisasi mahasiswa (ormawa) Jurusan Kebidanan serta dihadiri oleh beberapa tamu undangan.

Acara dimulai pukul 07.45 WIB yang diawali dengan pembagian kado silang sebelum acara formal dimulai. Pukul 08.00 WIB acara dibuka oleh Augusta Farawansa selaku MC. Acara yang diawali dengan pembacaan do’a, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Polkesyo, pembacaan Visi Misi Jurusan Kebidanan dan dilanjutkan dengan laporan ketua acara Penguatan Softskill 2024 Ormawa Kebidanan 2024 oleh Adela Rahma.

Acara inti kegiatan Penguatan Softskill 2024 yaitu pembahasan Kepemimpinan sebagai materi I, acara selanjutnya pembahasan Public Speaking sebagai materi II. Pembahasan materi I disampaikan oleh Yosevita Ramadhani Santikaputri, S.Tr.Keb. Beliau menyampaikan bahwa kepemimpinan merupakan proses mempengaruhi atau mengarahkan sebuah kegiatan. Kepemimpinan terbagi menjadi dua yaitu memimpin dan dipimpin yang merupakan dua hal yang sama. Untuk mengetahui dua hal tersebut, yang harus kita lakukan adalah mengenali konsep diri, menerima kenyataan, mengendalikan ekspetasi, serta mengubah mindset. Pembahasan materi II disampaikan oleh Halili, S.Pd., MA.

Dalam materi tersebut disampaikan bahwa menjadi pembicara hebat bukan hanya melibatkan pengembangan kemampuan berbicara, tetapi juga melibatkan pengelolaan mental positif, serta keterampilan non verbal. Pemahaman dinamika audiensi, penggunaan Teknik retorika, dan kejelasan pesan, serta “3 komponen dasar berbicara” juga memainkan peran kunci dalam membangun keterampilan berbicara yang hebat. Secara keseluruhan, menjadi pembicara melibatkan komunikasi keterampilan teknis dan aspek emosional untuk mempengaruhi audiens.

Acara selanjutnya dilaksanakan secara luring yaitu kegiatan outbound. Dilanjutkan dengan pembukaan yang disampaikan oleh Dita Shinta selaku MC. Outbound dilaksanakan di Lapangan Minggiran. Penguatan Softskill 2024 berakhir pada pukul 16.00 WIB. Acara berlangsung dengan baik. Output yang didapatkan berupa wawasan dan pengetahuan mengenai kepemimpinan, tata persuratan yang baik dan benar dan public speaking yang selanjutnya dapat dijadikan acuan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan agar lebih terorganisir.